Rabu, 19 Agustus 2015

Aku MilikMu

AKU MILIKMU 

Engkaulah Tuhan, Kerinduanku
Hatiku slalu teduh dalam tanganMu
Engkaulah Tuhan, Sukacitaku
Walau waktu berlalu, aku ini milikMu

Engkaulah Bapa, Kebanggaanku
Jiwaku aman didalam dekapanMu
Engkaulah Bapa, Sumber kuatku
Sampai akhir sgalanya, hati ini milikMu

Engkaulah Raja, Kebenaranku
Pakai hidupku jadi kesukaanMu
Engkaulah Raja, sgalanya bagiku
Sampai waktunya tiba, aku tetap milikMu

Reff
Aku milikMu, Aku milikMu
Sampai selamanya, aku milikMu
Aku milikMu, Aku milikMu
Sampai selamanya, aku milikMu


Cipt: Evie Mehita (2009) dan Ps. Daniel Hadi Shane (2016)

"Aku kepunyaan Kekasihku.. dan Kekasihku kepunyaanku..sebab cinta kuat seperti maut..kegigihannya seperti dunia orang mati.." Kidung Agung.

Apakah arti dari .. "AKU MILIKMU"
Setiap insan ingin dicintai..seutuhnya..dimiliki sepenuhnya..
Menutup mata ini..
Aku.. adalah milikMu.. Kekasihku..
Sebelum aku ada dan jalan-jalanku dilukiskan..
Kau telah mengenal, memiliki, dan mencintaiku..
Jadilah..jadilah...kehendak-Mu yang mula..
Terkadang..
Kubiarkan dunia ini memilikiku
Mengambil hatiku..dan tak terasa..aku sudah pergi menjauh..
Tetapi...
Tak pernah kudapati cinta yang memuaskan.. Tak kudapati kepenuhan hati ini..

Miliki aku..
Miliki aku!! hatikupun menjerit..
Ambil aku...hanya untukMu...cintaMu..
Kau adalah bagianku!

Kekasih Sorga.. yang dapat memiliki sepenuhnya
Semua yang ada padaku..milik-Mu..
Semua yang kucinta...milik-Mu..
Semua masa laluku..milik-Mu..
Semua masa depanku..milik-Mu..
Semua suka..dukaku..penyesalan dan kegagalanku..
Dalam keadaan apapun..inilah yang menjadi kekuatanku yang diam-diam Kau bisikkan
dekat telingaku.."kau adalah milik-Ku.."

Sangat suka dengan lagu sederhana ini.. banyak orang mengira syair ini adalah bagian dari Reff lagu saja, dan menanyakan apa bait-bait selanjutnya :) tapi memang beginilah saja lagunya yang baru diberikan Bapa :)
Kelak jika memang ada bait-bait selanjutnya, semoga saja aku dapat segera menangkapnya dan mengajarkannya lagi kepada banyak orang :)

Salam Kebangunan,
Evie Mehita

0 komentar :

Posting Komentar