Senin, 21 September 2015

PelukanMu Ya Bapa

PELUKANMU YA BAPA 
(23/10/2013)

Bawaku dekat tuk dengar suaraMu.. 
Dalam pelukanMu itu yang kurindu
Bawaku kenal isi hatiMu.. 
Dalam pelukanMu ubahkan hidupku

Reff
PelukanMu ya Bapa..dekapan kasihMu hangatkanku
Puaskanku, pulihkanku..dalam ajaib anugrahMu
PelukanMu ya Bapa..Membasuh seluruh jiwaku..
Layakkanku..sembuhkanku..Dalam ajaib anugrahMu..



Tak terkira betapa besar kebahagiaan seorang ayah yang melihat anaknya yang terhilang sudah kembali pulang.. dari kejauhan tampak anak yang dikasihinya berusaha dengan sisa-sisa keberanian untuk mendekat kembali..
Ayahnya melihat betapa lusuh dan compang camping jubah anaknya..betapa tampak letih dan hancur tanpa pengharapan..
Seolah melukiskan betapa jauh perjalanannya dan betapa sulitnya hari-hari yang dijalani anaknya..
Hari-hari itu memang berat..
Sebuah keputusan yang salah telah merusak segalanya..
Bukan hanya saja merampas segala yang di milikinya..tapi juga apa yang paling berharga darinya..
Jiwa seperti tenggelam..terikat...terhisap dalam lumpur dosa..seperti lingkaran setan tanpa ujung..

Bukanlah kenyamanan rumah yang dirindukannya..
Bukan pula tawa bahagia di masa lampau..
Bukan pula semua kekayaan dan kehormatan..
Yang paling dirindukannya hanyalah sebuah pengampunan...
Sebuah pelukan dari bapanya...
Yang paling diinginkannya hanyalah sebuah perjumpaan dan penerimaan dari ayahnya..
Saat dia tahu bahwa dia sungguh dinantikan..sungguh dikasihi..dan diampuni..
Maka lenyaplah semua penderitaan ini..
Maka semua ikatan dan kekotoran tak berarti lagi..

Hanya Pelukan Bapalah yang sanggup menerima anak-anak-Nya yang datang dengan lumpur-lmpur dosa..
Hanya Pelukan Bapalah yang sanggup menghancurkan semua kekerasan hati akibat pemberontakan..
Hanya Pelukan Bapalah yang sanggup menyembuhkan penantian demi penantian kita..
Pelukan Bapa tanpa syarat..tak melihat dosa-dosa yang menjijikkannya..hanya melihat pada hati anak-Nya yang menjerit ..yang berlari mendekat dengan sisa-sisa kekuatannya.
Dengan sisa-sisa keberanian untuk mengambil keputusan yang benar kembali..
Keputusan untuk kembali pulang..untuk berlari pada lengan Bapa yang kuat..


0 komentar :

Posting Komentar