Kamis, 10 Maret 2016

Pendosa Di Tangan Bapa

PENDOSA DITANGAN BAPA 

Kebenaran Bapa, kebenaran Tuhan
Memulihkan stiap hati yang luka
Sukacita Bapa, sukacita Tuhan, 
Menyembuhkan stiap hati yang duka
Kemuliaan Bapa, kemuliaan Tuhan
Memuaskan stiap hati yang dahaga

Reff
Seorang pendosa di tangan Bapa
Kau hapuskan dosanya yang hina
Seorang pendosa di pelukan Bapa
Kau ubah ratapan jadi tarian

Cipt: Ps. Daniel hadi Shane (Des 2015)

"Tuhan mencari dan menyelamatkan yang terhilang...kita terkadang mengkotak-kotakkan kasih Tuhan yang besar dengan kesempitan pola pikir kita...kita berpikir kalau kita berbuat baik...Ia akan membalas kita dengan hadiah2....Oh ini adalah agama2 palsu...agama yg dibentuk atas dasar ...hukuman Tuhan dan hadiah Tuhan...agama yg dibentuk dengan ketaatan padaNya untuk motivasi kebahagiaan kita....agama palsu yang kering dan penuh dengan hukum supply dan demand.....agama kebenaran adalah Kristus sendiri sebab ia adalah jalan dan kebenaran dan kehidupan....menyerahkan hati padaNya bukan berati kita tidak pernah ada pergumulan...dengan menyerahkan hati kita kepadaNya saat itu juga kita akan diberi pergumulan - pergumulan yang semakin membuat kita bertambah kadar cinta kita padaNya...pergumulan yang mendewasakan...pergumulan yang membuat cinta semakin matang dan siap berbuah...

Tuhan ampuni kami yg kurang memahami...bahwa menerimaMu sebenarnya ... Kami sedang duduk dibawah Tahta Kasih Karunia...Tahta yang selalu terbuka apapun kesalahan dan pelanggaran kita yg belum diserahkan padaNya...setiap saat pintu itu terbuka....

Syair doa seorang pendosapun muncul....dari hati saya yang menjerit kepada Tuhan...mengapa masih ada pergumulan dalam mengikutMu...walau saya akhirnya sadar pergumulan itu baik untuk kesehatan cinta saya padaNya....semakin dalam...semakin larut dalamNya...semakin yakin diluar KasihNya...saya bukan siapa2....

Syair itu mengalir ketika saya sesak bergumul mendoakan ayah saya sebelum operasi...saya berkata saya mendoakan orang lain Tuhan dengar...tiba2 terbesit keraguan mendoakan ayah saya sendiri...saya menangis tidak dapat berdoa...saya yg begitu berani menengking iblis dan semua setan penyakit...harus lemah dengan panah2 pikiran yang begitu menerobos seperti air bah ...

Saya tertidur lelap...saya tidak bisa berdoa waktu itu....tiba2 ditengah tidur saya...ada suara lembut bernyanyi...doa pendosapun Engkau dengarkan walau bibir kelu tak dapat berucap...namun yang pasti kau tak tinggalkanKu...walau hanya sekejap mata...

Jika pendosa doanya engkau dengarkan....apalagi pendosa yang duduk dipangkuan Tahta kasih karuniaMu...Engkau pastilah berbelas kasihan...Bapa...Berilah kami roh yang lembut untuk menguatkan para panutan kami yg jatuh dalam dosa...yg dengar air mata berkata Engkau para pahlawan2 Tuhan (hamba2 Tuhan yg jatuh dalam dosa kenajizan,seksual,murtad,ketamakan) untuk bangkit...dan menyebut mereka hai para pahlawan ...
Pasti akan ada pemulihan besar bagi kita semua.."

0 komentar :

Posting Komentar